putinvzrivaetdoma.org

media online informasi mengenai game online tergacor di tahun 2023

Anda

judi

Cara Meningkatkan Karir Ketika Perusahaan Anda Sedang Resesi

Kamu pasti pernah mendengar kabar bahwa perusahaan tempat kerja atau tempat kamu bekerja saat ini sedang mengalami masa-masa sulit yang mengharuskan mereka untuk melakukan pengurangan jumlah karyawan. Situasi ini bisa sangat menegangkan dan membuat khawatir karena mengancam stabilitas pekerjaan dan pertumbuhan karir kita.

Tapi tahukah lo? Meskipun perusahaan sedang mengalami masa downsizing, bukan berarti kamu harus menerima nasib dan menyerah begitu saja. Masih ada langkah-langkah yang bisa lo lakukan untuk tetap bisa meningkatkan karir lo, bahkan di tengah situasi sulit seperti ini. Yuk, kita bahas beberapa strategi yang bisa lo terapkan!

1. Pertahankan Produktivitas dan Kualitas Kerja

Meskipun perusahaan sedang mengalami masa-masa sulit, penting bagi lo untuk tetap fokus dan memberikan yang terbaik dalam pekerjaan lo. Jangan biarkan situasi negatif ini menghalangi lo untuk menjadi pekerja yang produktif dan efisien. Justru, saat perusahaan memang sedang mengalami downsizing, mereka akan lebih menghargai karyawan yang tetap memiliki dedikasi tinggi dan memberikan hasil kerja yang berkualitas.

2. Tambahkan Nilai dengan Menguasai Keterampilan Baru

Jika lo melihat bahwa pekerjaan lo saat ini tidak lagi dibutuhkan atau akan dihapus saat downsizing, lo bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan diri dan memperoleh keterampilan baru yang lebih relevan. Misalnya, lo bisa mengikuti kursus online atau menghadiri pelatihan yang berkaitan dengan bidang pekerjaan lo atau yang sedang tren di industri saat ini. Dengan memiliki keterampilan baru, lo bisa menambahkan nilai dan keahlian yang berbeda dari yang lain, sehingga membuat lo lebih berharga di mata perusahaan dan pelamar kerja lainnya.

3. Jadilah Sumber Daya dan Kolaborator yang Berharga

Ketika perusahaan sedang mengalami downsizing, kemungkinan departemen dan tim lo juga mengalami pemangkasan anggota. Ini berarti ada tugas tambahan yang perlu dipertimbangkan dan dijalankan oleh sedikit karyawan yang tersisa. Inilah saatnya bagi lo untuk menunjukkan nilai dan potensi lo sebagai sumber daya yang dibutuhkan. Jika lo memiliki keterampilan khusus atau minat di bidang tertentu, lo bisa menawarkan bantuan atau ide-ide yang bisa membantu meningkatkan efisiensi atau menghadapi tantangan yang dihadapi oleh perusahaan saat ini. Sebagai kolaborator yang berharga, lo bisa menjadi orang yang dituju oleh rekan kerja dan pimpinan saat mereka membutuhkan bantuan.

4. Jalin Hubungan dan Jaringan yang Luas

Di saat-saat sulit seperti ini, menjalin hubungan dan jaringan yang luas bisa sangat berharga. Bukan hanya di dalam perusahaan, tapi juga di luar perusahaan. Gunakan kesempatan ini untuk membuka diskusi dengan rekan kerja, sukarelawan untuk proyek lintas departemen atau tim, atau bergabung dengan organisasi profesional atau komunitas di bidang pekerjaan lo. Jaringan yang luas bisa membuka pintu bagi lo untuk mendapatkan peluang karir baru atau mendapatkan rekomendasi dari kolega dan profesional di bidang yang sama. Jadi, jangan ragu untuk bergaul dan memperluas jaringan lo!

5. Gunakan Situasi Ini Sebagai Peluang untuk Pertimbangan Karir

Downsizing bisa berarti perubahan dan membuka jendela peluang baru. Situasi ini bisa menjadi momen yang tepat bagi lo untuk mempertimbangkan karir lo yang sebenarnya dan mencari peluang yang lebih baik di luar perusahaan saat ini. Jangan takut untuk mencari tahu tentang peluang pekerjaan di perusahaan lain atau bahkan memulai karir sebagai freelancer atau wirausaha jika lo merasa memiliki keahlian dan minat yang mendukungnya. Gunakan waktu lo dengan bijaksana untuk mengeksplorasi opsi karir yang mungkin belum pernah lo pikirkan sebelumnya.

Pada akhirnya, lo hanya bisa mengendalikan apa yang lo lakukan dan bagaimana lo menghadapi situasi sulit ini. Jangan biarkan downsizing berdampak negatif terhadap semangat dan kemampuan lo untuk maju. Dengan mempertahankan produktivitas, mengembangkan keterampilan baru, menjadi sumber daya yang berharga, memperluas jaringan, dan mempertimbangkan peluang karir baru, lo bisa tetap maju dan meningkatkan karir lo bahkan di tengah-tengah perubahan dan tantangan.

Jadi, jangan menyerah dan terus bergerak maju! Segera ambil tindakan dan implementasikan strategi ini untuk mencapai pertumbuhan karir lo. Dan jika perusahaan lo berencana untuk melakukan pelatihan atau peningkatan keterampilan bagi karyawan, jangan ragu untuk menghubungi Satu Persen. Kami menyediakan pelatihan dan konsultasi untuk perusahaan, organisasi, dan pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan SDM.

Kalau kamu minat, silakan hubungi kontak di bawah ya
Untuk Perusahaan, NGO dan Pemerintahan:
+62 882-9762-5596‬ (Margareth, Whatsapp)

Untuk Organisasi dan Kemahasiswaan:
+62 851-7317-1568 (Sheila, Whatsapp)

Ingat, karir lo adalah tanggung jawab lo sendiri. Jadi, tetaplah bergerak maju, terus belajar, dan jangan pernah berhenti berusaha menjadi yang terbaik!

Read More
judi

Menemukan Arti dan Tujuan dalam Hidup Anda

Quarter life crisis menjadi salah satu permasalahan yang cukup umum di kalangan generasi muda saat ini. Biasanya terjadi pada usia 20-an hingga awal 30-an, quarter life crisis adalah masa peralihan dari status remaja ke dewasa yang penuh dengan kebingungan, ketidakpastian, dan ketakutan mengenai masa depan. Namun, tidak perlu khawatir! Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips dan saran bagaimana menghadapi quarter life crisis dengan baik. Jadi, simaklah dengan baik!

1. Jangan terlalu keras pada diri sendiri

Quarter life crisis sering kali disebabkan oleh tekanan dan harapan yang terlalu tinggi dari lingkungan sekitar, termasuk keluarga, teman, atau masyarakat. Seringkali, kita merasa perlu mencapai tujuan besar dalam waktu yang singkat, seperti mendapatkan pekerjaan yang mapan atau memiliki kehidupan yang sukses di usia muda. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing. Jangan terlalu keras pada diri sendiri dan berikan diri Anda kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara alami.

2. Terima dan pahami perubahan

Quarter life crisis seringkali terjadi karena kita menghadapi banyak perubahan yang signifikan dalam hidup, baik itu dalam karier, hubungan, atau aspirasi hidup. Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai rencana kita dan perubahan adalah bagian alami dari prosesnya. Terimalah perubahan tersebut dengan sikap yang terbuka dan cobalah untuk memahami bagaimana hal itu dapat membawa perkembangan baru dalam hidup Anda.

3. Explore minat dan bakat Anda

Quarter life crisis bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menjelajahi minat dan bakat yang sebelumnya belum terungkap. Mungkin ada hal-hal baru yang ingin Anda coba atau pengetahuan yang ingin Anda tambahkan. Lakukan riset dan ikuti hobi baru yang menarik perhatian Anda. Ini adalah cara yang baik untuk menemukan diri Anda sendiri dan mengeksplorasi potensi yang belum terungkap.

4. Jangan takut gagal

Menghadapi quarter life crisis sering membuat kita takut gagal. Namun, justru dari kegagalan akan kita pelajari banyak hal. Jangan takut mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman Anda. Jika gagal, jadikan sebagai pelajaran berharga untuk tumbuh lebih baik dan menghadapi tantangan di masa depan. Jangan biarkan rasa takut gagal menghalangi perjalanan Anda menuju kesuksesan.

5. Cari dukungan sosial

Quarter life crisis bisa menjadi masa yang membingungkan dan sulit, jadi penting untuk memiliki dukungan sosial yang kuat. Ajukan pertanyaan, cari nasihat, dan ceritakan perasaan Anda kepada orang-orang terdekat. Jangan takut untuk mencari dukungan dari keluarga, teman, mentor, atau bahkan terapis jika diperlukan. Mereka bisa memberikan perspektif yang berbeda dan memberikan dukungan yang Anda butuhkan dalam mengatasi quarter life crisis.

6. Rencanakan tujuan jangka pendek dan panjang

Quarter life crisis sering kali disebabkan oleh rasa kebingungan mengenai tujuan hidup yang ingin dicapai. Luangkan waktu untuk merencanakan tujuan jangka pendek dan panjang yang ingin Anda capai. Terlebih lagi, jangan terlalu khawatir tentang mencapai semua tujuan sekaligus. Buatlah daftar prioritas dan tetaplah fokus pada langkah-langkah kecil yang dapat Anda ambil saat ini.

7. Kelola keuangan dengan bijak

Quarter life crisis juga sering menghadirkan permasalahan finansial. Penting untuk mengelola keuangan dengan bijak agar tidak menambah stres yang Anda alami. Buatlah anggaran, atur prioritas pengeluaran, dan tabung sebagian uang Anda untuk masa depan. Jika diperlukan, cari sumber penghasilan tambahan atau konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan.

8. Investasikan dalam pengembangan diri

Quarter life crisis adalah waktu yang baik untuk berinvestasi dalam pengembangan diri. Ambil kursus, ikuti pelatihan, atau baca buku yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda. Peningkatan diri akan memberikan rasa pencapaian dan keberhasilan yang dapat membantu Anda melewati quarter life crisis dengan lebih baik.

9. Temukan keseimbangan dalam hidup

Quarter life crisis sering disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam hidup. Hindari terlalu fokus pada satu aspek hidup dan cari keseimbangan yang baik antara pekerjaan, hubungan pribadi, kesehatan, dan waktu luang. Jangan lupakan kebutuhan diri sendiri dan berikan waktu untuk relaksasi dan refleksi.

10. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional

Jika quarter life crisis yang Anda alami mengganggu kesehatan mental dan emosional Anda, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Konsultasikan perasaan Anda dengan psikolog atau konselor yang dapat membantu Anda mengatasi masalah dan menemukan jalan keluar dari quarter life crisis.

Dalam menghadapi quarter life crisis, penting untuk diingat bahwa perjalanan ini adalah bagian normal dari perkembangan menjadi dewasa. Jangan terlalu keras pada diri sendiri dan berikan diri Anda kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menemukan arti dan tujuan dalam hidup Anda. Kalau Anda butuh saran yang lebih detail dan tepat sasaran, Anda juga bisa loh undang Satu Persen buat jadi pembicara di acara Anda! Dengan Pembicara kami yang sudah terlatih dan bersertifikat tentunya akan ngasih insight-insight yang keren dan mindblowing untuk Anda 😀

Kalau kamu minat, silakan hubungi kontak di bawah ya
Untuk Perusahaan, NGO dan Pemerintahan:

+62 882-9762-5596‬ (Margareth, Whatsapp)

Untuk Organisasi dan Kemahasiswaan:
+62 851-7317-1568 (Sheila, Whatsapp)

Daftar Pustaka:

– Baker, J. (2019). The Quarter-Life Crisis: Young, Insecure, and Running Out of Time. Psychology Today. Diakses dari: [https://www.psychologytoday.com/us/blog/fulfillment-any-age/201703/the-quarter-life-crisis-young-insecure-and-running-out-time]

– Smith, C. (2020). How to Survive a Quarter-Life Crisis. Verywell Mind. Diakses dari: [https://www.verywellmind.com/how-to-survive-a-quarter-life-crisis-4174658]

– Williams, A. (2020). 20 Self-Help Books to Survive Your Quarter-Life Crisis. Oprah Magazine. Diakses dari: [https://www.oprahmag.com/entertainment/books/g26013916/best-self-help-books/]

Read More